Tempat Wisata di Bengkulu Paling Terkenal

Tempat Wisata di Bengkulu Paling Terkenal

Tempat Wisata di Bengkulu Paling Terkenal – Bila kita berbicara tentang Bengkulu pasti kita akan selalu ingat dengan Bunga Rafflesia Arnoldi yang merupakan bunga terbesar di Indonesia. Bengkulu terletak di pulau Sumatera dan juga merupakan sebuah provinsi dengan ibukota Bengkulu.

Bengkulu merupakan suatu wilayah yang banyak ditemukan peninggalan sejarah jaman kerajaan. Hal tersebut karena pada jaman dahulu banyak kerajaan yang berdiri di Bengkulu, seperti Kerajaan Sungai Lemau, Kerajaan Sungai Serut, Kerajaan Gedung Agung dan masih banyak lagi.

Selain Wisata Sejarah,di Bengkulu kita bisa melihat Tempat Wisata yang paling Indah seperti Pantai. Bengkulu memiliki banyak tempat wisata yang bagus, jika anda binggung memilih tempat wisata yang ada di Bengkulu, anda dapat mencoba beberapa tempat wisata paling terkenal di Bengkulu berikut ini:

Tempat Wisata di Bengkulu Paling Terkenal


1. Pulau Tikus

Pulau ini memiliki area yang kecil hanya sekitar 1.5 Ha. Pulau Tikus menjadi andalan bagi Bengkulu untuk mendatangkan pengunjung. Ombak besar bisa kita temui di Pulau ini dan banyak terumbu karang yang melindungi pulau dari abrasi karena kikisan gelombang laut, selain itu banyak ikan yang indah. Pulau Tikus terletak 10 Km sebelah barat dari Kota Bengkulu, bila ingin kesana kita bisa menyewa perahu nelayan di pantai Jakat dengan memakan waktu hanya 1 jam perjalanan. Namun bila menggunakan perahu boat cuma 40 menit perjalanan dari Pelabuan Pulau Baai. Karena pengambulan terumbu karang yang tidak terkontrol membuat pulau tikus semakin sempit dan itu membuat pulau ini semakin mengawatiskan kondisinya dan merugikan wilayah Bengkulu


2. Rumah Pengungsian Bung Karno

Pada masa perjuangan Bung Karno pernah mengalami pengungsian selama 4 tahun tepatnya di Bengkulu tahun 1938-1942. Waktu pengungsian Bung Karno mendapatkan istri Fatmawati yang merupakan penjahit bendera Merah Putih sewaktu Proklamasi 17 Agustus 1945. Rumah yang menjadi tempat pengungsian Bung Karno sekarang masih tetap dijaga seperti semula dan dijadikan tempat wisata sejarah oleh pemerintahan Bengkulu. Dirumah ini juga menjadi tempat menyusun strategi perjuangan selama masa pengungsian. Peninggalan sejarah di rumah ini kita bisa temui sepeda ontel Bung Karno, Koleksi Buku, sampai surat cinta Bung Karno ke Ibu Fatmawati. Bila ingin ke area rumah ini kita dikenakan biaya Rp. 2.500 perorang untuk mengelola agar peninggalan sejarah ini tetap lestari.

3. Pantai Panjang

Sesuai dengan namanya Pantai ini memiliki Panjang 7 km dengan pasir yang putih, deburan ombak yang membuat para peselancar akan senang dengan keindahan pantai juga fasilitas pantai yang lengkap. Terasa rindang dan sejuk di pantai karena kita bisa duduk duduk di bawah pohon cemara dan pohon pinus yang di tanam untuk keindahan pantai. Untuk ke sana kita hanya membutuhkan waktu 15 menit dari pusat kota. Fasilitas yang disediakan sangat lengkap mulai dari restoran, cafe, penginapan, mall, arena bermain anak, tempat olahraga. Tiap pagi banyak orang jogging di pantai dan sambil melihat indahnya alam ini. Yang lebih bagusnya disediakan jogging trek sehingga lebih nyantai dalam menikmatinya.

4. Pantai Tapak Paderi

Pantai Tapak Paderi salah satu andalah pariwisata Bengkulu karena kita bisa menikmati sunset yang indah di sore hari. Dahulu pantai ini adalah pelabuhan laut pertama di bengkulu dan menjadi tempat singgah kapal dari pasukan inggris karena dekat dengan Benteng Malborough, yang hanya berjarak 100 Meter. Pantai ini juga terhubung dengan Pantai panjang. Sore hari menjadi moment yang indah bagi pengunjung selain menikmati sunset kita juga bisa menikmati jagung bakar yang disediakan penjual di pinggir pantai. Banyak kegiatan yang bisa kita lakukan di pantai ini.

5. Benteng Marlborough

Benteng ini merupakan benteng peninggalan dari Kerajaan Inggris pada masa Penjajahan dahulu, benteng ini adalah pertahanan inggris di kawasan pantai barat Sumatera dan juga untuk mempertahankan daerah Monopoli lada dan perdagangan. Benteng ini di bangun East India Company (EIC) tahun 1713-1719 pada masa kepemimpinan Gubernur Joseph Callet. Benteng Marlborough salah satu benteng terkuat yang di miliki oleh Inggis setelah benteng St. George di Madras, India. Luas area Benteng 44.100 m persegi dengan panjang 240,5 m dan lebar 170.5 m. Benteng ini menghadap ke Pantai Tapak Paderi dan membelakangi Samudra Hindia. Yang unik dari benteng ini adalah bentuknya mirip dengan Kura Kura diantara semua di hubungkan oleh jembatan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel